Showing posts with label study in taiwan. Show all posts
Showing posts with label study in taiwan. Show all posts

Sunday, October 7, 2018

National Yunlin University of Science and Technology - YUNTECH

Haiii ..
Kembali lagi dengan blog akuu hehe 
Sesuai yang aku bilang di post sebelumnya aku bakal usahain untuk post seminggu sekali atau lebih :D dan bagi ada yang mau request mau bahas apa aja bole banget comment di pos ato DM IG aku 😊

Jadi sebenernya post ini uda pernah aku post di blog aku satu lagi, tapi sekarang bakal aku perbaharui supaya lebih lengkap. 
Btw, blog aku satu lagi itu tentang beauty, linknya disini : 
https://shmilybeauty.blogspot.com/

Yang uda sering baca atau ikutin pos aku tentang Study In Taiwan Part 1 : 
https://slviawijaya28.blogspot.com/2018/02/study-in-taiwan-part-1-nekad-ke-taiwan.html\
dan Study In Taiwan Part 2 : https://slviawijaya28.blogspot.com/2018/09/
Pasti kalian tau kalua aku kuliah di NYUST (National Yunlin University of Science and Technology) atau lebih dikenal dengan YUNTECH. Tapi bukan berarti aku masuk jurusan yang berbau science and technology yah, aku ambil jurusan Finance karena no interest di bidang Science HEHE.

Dan di  Yuntech ini sangat terkenal dengan jurusan design nya, jadi bagi kalian yang mau masuk design boleh nih daftar ke Yuntech. Tapi bukan berarti jurusan lainnya ga bagus loh yah. Semua jurusan disini sama bagusnya kok. Dan btw, Yuntech ini Universitas Negri di Taiwan, jadi ga diragukan lagi deeh. Tapi bukan berarti univ negri jadi fasilitasnya ga bagus loh yah, fasilitas di Yuntech ini bias aku kasih 2 jempol. 

Next, Yuntech ini letaknya di Douliu, Yunlin. Letaknya itu ada di bawah Taichung, ada di tengah Taiwan. Yah, mungkin bisa di bilang rada pedalaman sih lokasinya, township gitu. Kalo kalian liat map di bawah, itu kalian cari aja Yunlin Country, Douliu adalah ibu kota dari Yunlin. 
Douliu, Yunlin Country 

Tapi desa disini bisa dibilang enak sih, banyak pepohonan, ga seramai di Jakarta atau kotalah pastinya hehe. Dan aku pribadi seneng banget sih disini, karena kemana- mana aku bisa naik sepeda gitu. Pokoknya cukup enak deh kalau untuk konsentrasi belajar. Tapi tentunya gada mall yah. Pusat belanja ada di deket stasiun, sama carefour dan poya tapi gada mall / gedung tinggi kayak CP, GI gitu HEHE. 


Ini foto tampak dari luarnya, dan menurut aku univ ini emang gede banget sih, dan univ- univ di Taiwan emang semuanya gede- gede. Bagi kalian yang mau liat - liat lebih banyak tentang bagian dalam unvinya boleh langsung search di google aja. (Yuntech), nanti keluar kok.

1. Yuntech ini ada 4 jurusan
    1. College of Management
    2. College of Humanities and Applied Sciences
    3. College of Engineering
    4. College of Design

2. Disini juga disediain Library yang terdiri atas 9 lantai, bagi kalian yang suka baca, fix pasti betah banget deh disana, banyak banget orang yang tidur siang disana, karena memang fasilitasnya yang oke banget. Tapi mayoritas bukunya pake Bahasa mandarin yah hehehe.. 




3. Untuk makanan di dalam area deket dormitory ada disediain kantin, yang bisa dibilang cukup murah karena semuanya serba di timbang. Dan kalo bosen tinggal naik sepeda sekitar 5 menit uda bakal nyampe di jalan Long Tan Road (龍潭路). Itu sepanjang jalan jualan makanan semua, jadi gausa takut kelaperan yah guys. Dan jalan kaki sekitar 5 menit dari dormitory juga ada gedung "Student Center" dan di lt dasarnya itu ada sebuah took serba ada yang jual snack gitu. Buka setiap hari senin - selasa. 



4. Di Yuntech, kita semua wajib dapet pelajaran olahraga. Khusunya 2 taon pertama. Taon pertama di pelajaran diwajibin untuk ikutin seluruh jenis olahraga kayak Volly, Basket, Renang, Badminton. Dan di taon kedua saatnya buat kita milih sendiri hobi dan interest kita itu lebih kemana, dan pilihannya jauh lebih banyak deh, ada taekwondo, bowling, tennis, dll.  

Kolam Renang 


5. Dan the most important part adalah tempat tinggal.
Jadi untuk tahun pertama, semua siswa itu bisa tinggal di dorm. Kalau gamau juga gapapa sih. Tahun kedua rata- rata murid mutusin buat kos di luar, karena mungkin lebih bebas dan lebih nyaman kali yah. Dorm terdiri atas beberapa gedung, A1, A2, A3 dan D untuk laki- laki, dan B1, B2, B3, E,F untuk perempuan. Memang kapasitas perempuan lebih banyak. Kita disini juga tidak boleh masuk ke dorm lawan jenis karena akan di pasang cctv di bagian depan pintu. Dan tiap masuk kita harus tempelin student id kita agar pintunya terbuka.

Tiap kamar dorm terdiri atas 4 orang, dan semua ranjang itu letaknya di atas. Jadi kayak ranjang bertingkat tapi semua Kasur di atas, bawahnya meja belajar. Kayak foto dibawah ini.




Sekian dulu info tentang Universitas Yuntech tempat aku belajar. Bagi kalian yang mau request pertanyaan seputar yuntech, atau mungkin seputar Taiwan silahkan comment dibawah atau DM aku di Ig : @slvia28 
Ig 2 : @slviawijaya28 (My Daily Activities and Food Diary) 

Btw semua foto ini aku ambil dari google, bukan aku yang foto sendiri. Jadi bagi kalian yang pengen lihat lebih jelas bias googling aja semua lengkap kok. 
Semoga informasi ini bermanfaat. 
Thankyou ^^

Enjoy and Happy Reading 💙

Club di Yuntech - Aerobic 有氧舞蹈社

Hai semua ..
Post kali ini aku bakalan ceritain tentang club yang ada di Universitas aku, Yuntech. Dan aku juga bakal ceritain club apa sih yang aku ikutin ? 😏
Nah bagi yang belom tau Yuntech itu univ apa sih ? dan mau tau bisa baca post aku sebelum- sebelum ini yah. Jadi ga bingung. 

So, disini itu clubnya banyak pake banget, ada sekitar 60- an club. Kalian jangan salah paham dengan kata club yah, club disini itu kayak organisasi atau ekstrakulikuler bukan club malam 😂.
Jadi pas awal- awal minggu setelah tahun ajaran baru bakal di adain pameran club gitu, jadi anak baru bisa liat atraksi atau pertunjukan dari setiap club, dan kalo tertarik bisa tinggal join deh.

Contoh beberapa club : Gitar, Aerobic, Funk, Hip Hop, Band, Kerajinan Tangan, memanah, tennis, volley, basket, yoga, hiking, costplay, dansa, dan bener- bener masih banyak yang lainnya. Ampe jujur aja pas pertama kali liat aku beneran bingung mau ikut yang mana, rasanya mau ikut semua hahaha, tapi pastinya ga bakal ada waktu.

Khusus di blog ini aku bakal jelasin tentang Aerobic karena itu club yang aku ikutin dari awal masuk hingga detik ini. Dan kalian harus tau aerobic disini rada beda sama yang di Indo, lebih ke arah dance gitu tapi yang lucu. Ini beberapa video aku pas lagi tampil HeHe (jangan di ketawain yah maaf awam soalnya sama dance 😂)




Nah, biasanya untuk setiap club bakal ngadain welcome party (迎新)。
Jadi awal pertama kali bakal di adain welcome party untuk siswa baru di masing- masing club, disana biasanya ada games dan pengenalan tentang club, dan disana kalian ga harus langsung mutusin buat join kok, kalian boleh ikutin welcome party beberapa club sekaligus buat liat kira- kira kalian tertarik untuk join yang mana. Dan kalau uda mutusin join biasa ada biayanya, dan biayanya itu tergantung masing- masing club. Kalau aerobic 4 tahun cukup bayar 400 NT atau sekitar 200 ribu dan itu tiap minggu ada kelas dan di datengin guru, jadi fix ga rugi sih. Kalau kalian gamau bayar 400 NT juga gapapa, tiap minggu tiap kalian dateng kelas cukup bayar 20 NT aja. Tapi itu kesepakatan masing- masing club sih.

Dan video diatas itu penampilan kedua aku, penampilan pertama ada di semester pertama hehe. Dan overall aku suka sih karena aku bisa olahraga juga, dan beban cukup ilang setiap kali nari kayak langsung fresh gitu. Cuman kalau uda mau tampil itu biasanya tiap hari harus latihan terus sampai larut malam jam 12 jam 1, dan jujur itu capek pake banget. Belom lagi aku harus belajar, tiap minggu ujian. Jadi harus bener- bener atur waktu degan sangat baik deh gimana caranya. 

Saat aku tampil itu, semester 3 dan itu aku uda jadi salah satu pengurus club. Dan pengalaman aku sendiri jujur tekanannya lumayan besar, karena aku harus ciptain gerakan tarian sendiri, tiap malem latihan diomelin senior intinya tekanannya wah banget hehe (aku bakal cerita di part selanjutnya karena Panjang banget) sampai akhirnya that's my last performance dan aku keluar dari club itu :)

Dari club ini pastinya aku kenal cukup banyak orang baru, dan jujur mereka semua bisa dibilang cukup baik dan ramah- ramah banget sama aku. Untuk aku yang mandarinnya pas datang ga terlalu bisa, aku cukup banyak ketolong dengan ikut club ini karena bisa ngobrol setelah diluar jam pelajaran.

Aku sempet ngerasain kekeluargaan di club ini, sampe cukup berat banget rasanya pas mutusin buat keluar waktu itu. Walau mungkin kadang masih terhambat dengan Bahasa jadi kurang enjoy 100%, but overall aku ga nyesel pernah join club ini sama mereka :D 


Thankyou for reading my blog
Wait for my next post yah
Bagi yang mau nanya- nanya silahkan comment, pasti di jawab !
Ig : @slvia28 
Ig : @slviawijaya28 (My Daily Activities, alay gitu HEHE) 

Monday, September 24, 2018

Study In Taiwan Part 2 - Perjuangan Lalui Tahun Pertama di Taiwan

Hai Semuanya
Aku bakal lanjutin kisah aku dari part 1 yang uda pernah aku pos sekitar 6 bulanan yang lalu hehe. "Nekat Kuliah di Taiwan tanpa Modal Bahasa Mandarin"
Bagi yang belom baca silahkan baca dulu Part 1 nya :
https://slviawijaya28.blogspot.tw/2018/02/study-in-taiwan-part-1-nekad-ke-taiwan.html

Aku sudah masuk tahun ke - 3 sekarang di Yuntech, dan bisa berada di titik ini sekarang bukan sesuatu yang mudah. Perjuangan dan proses yang dilalui itu panjang, bukan sesuatu yang instan.  Ga akan ada perjuangan yang mengkhianati hasil 😁
.
Setelah 3 hari MOS yang menurut aku cukup menderita yah, dimulai lah PERJUANGAN yang sesungguhnya.  Saat pelajaran di kelas aku cuman duduk sendirian, kebetulan orang asing di kelas aku yang ga bisa Bahasa mandarin cuman aku aja, ada 2 lagi Malaysia tapi kalian harus tau orang Malaysia itu bisa banyak Bahasa -.-.
Dan kalau kalian baca part 1 post aku, pasti kalian tau ada 1 orang Taiwan yang bilang gamau ngomong lagi sama aku karena capek ga nyambung, Jujur itu sangat buat down, karena uda sendirian di negara orang gada temen, berusaha berteman di jatuhin pula WKWK. Beberapa hari awal aku down luar biasa, ga berani ngomong sama siapapun tapi aku bersyukur itu semua ga bertahan lama.

Jadi setiap harinya siang hari pas jam istirahat, aku selalu janjian sama temen Indo 1 cewe sebut aja dia Meiling untuk makan bareng. Dan karena mandarin kita sama- sama masih cukup parah, kita cuman tau 炒飯 nasi goreng. Kita ada translatein menunya satu- satu, tapi kadang kalau uda kelaperan uda males 😅, jadi hampir tiap hari kita makannya nasi goreng. Kalau ga ke Seven Eleven untuk beli jadi. Itu masa- masa yang ga akan pernah kita lupain sih. Suatu hari aku makan sendirian, dan ketemu lah sama temen Taiwan sebut aja namanya Shenni. Dia orang tersabar yang pernah aku temuin. Dia sabar nunggu aku ngetik dulu pake google translate buat ngomong sama dia, dia jawab pake google translate juga, kadang bantu ngomong artiin. BERSYUKUR banget. And till now she becomes my bestfriend 💙. Berkat dia mandarin aku meningkat cukup lumayan. Dan sejak itu juga, aku bangkit lagi, berani lagi untuk sksd sama temen Taiwan lainnya and have a lot of Taiwan friends 😁.

Notes : Setiap proses pasti ada masa dimana kita down, kita capek sama semuanya. Tapi jangan pernah nyerah gitu aja, INGET kita uda melangkah, jangan pernah mundur kebelakang karena setiap halangan dan rintangan yang kita lewatin pasti ada sesuatu yang indah yang nunggu di depan sana !




Kalau orang tanya, kamu survive berapa lama ? Mungkin bisa dibilang hingga detik ini pun aku masih survive untuk lulus hehe. 

Tapi kalau di tanya kamu berapa lama strugglingnya ? Kayak masa paling stress itu 2 bulan awal, bener- bener mungkin masa tersulit x yah. Saat bulan awal pertama, temen aku cuman Meiling. Kita uda kayak teman seperjuangan, di negri yang asing tanpa keluarga dan ga bisa Bahasa pula 😅. Bulan selanjutnya baru aku kenal dengan temen indo lain Kendri dan Lo. Mungkin hamper tiap malem kali yah kita kumpul di danau deket dormitory cuman buat saling curhat, saling support, saling menguatkan. Mungkin air mata kita semua uda nyampur jadi satu juga di danau itu LOL. Im Happy and feel so grateful to know them. They are more than a friend to me ❤.



Stressnya mungkin bukan cuman karena gada temen, gada family, tapi Bahasa juga masalah Utama, mungkin setiap orang yang ke Taiwan ngalamin hal yang sama.
Tahun pertama, 2 3 mata pelajaran aku pake buku Bahasa inggris, walaupun dosennya tetep jelasin pake Bahasa mandarin yah. Tapi at least sedikit meringankan. Walau tetep aja ga mudah, karena soal ujian bakal tetep pake Bahasa mandarin. Hampir setiap guru aku samperin, aku bilang aku murid indo dan mandarin aku ga terlalu bagus, semua dosen hanya menyemangati tapi ga terlalu bantu banyak, mungkin karena yang ga bias mandarin cuman aku sendiri.

Aku ada kisah dimana mata pelajaran itu setiap minggunya 3 jam pelajaran cuman dengerin dia ngoceh 300 halaman ppt mandarin semua dan tiap 2 minggu quiz. Aku bilang sama gurunya, aku rada ga bias artiin semuanya, karena banyak banget dan mandarin semua. 1 halaman aja bias aku translatein 10 menitan berarti butuh waktu 6000 menit 100 jam, belom lagi artiin pelajaran yang laen dan gurunya cuman bilang, "berarti dalam waktu 100 jam itu km bsa kan artiin smua ? yauda saya yakin kamu pasti bisa, kakak kelas kamu aja bisa".

Ada juga dosen yang buku Bahasa inggris, ppt inggris soal ujian mau mandarin karena kalua pake Bahasa inggris otomatis anak- anak 1 kelas bisa jelek nilainya, saat aku samperin minta soal inggris aku di omelin. "Kemaren ini saya mau soal Bahasa inggris anak- anak 1 kelas pada gamau, sekarang pake mandarin kamu minta tolong saya buatin soal inggris", astaga saat itu aku cuman bisa nahan nangis sih, aku nanya baik- baik karena sebelumnya dia bilang dia dulu pernah buat soal inggris, malah di omelin di depan kelas pula HAHA.

Ada juga dosen yang baiik banget, tiap kali ketemu dia selalu manggil nama aku dan tanya gimana aku di kelas, apa ada kendala ? dan soal aku juga di ganti pake inggris, dapet tambahan tugas juga bantu nilai dll. Pada dasarnya mungkin semua dosen itu baik, yang penting bagi kita orang luar uda ga bisa Bahasa JANGAN bolos kelas trus. Menurut aku walau kalian ga ngerti dosen ngomong apa tetep dating, setor muka. Dosen pasti bakal hargain kalian, itu yang aku alamin sih. (aku ada kisah juga tentang ini bakal aku tulis di part 3). 

Bulan- bulan selanjutnya, setiap harinya tiap malem, aku selalu cari waktu untuk artiin buku pelajaran, dicicil (jujur dulu SMA ga serajin ini, tapi keadaan yang mengharuskan hehe). Semester 1 2 aku ambil sks 24an. Dan aku juga ada ikut club gitu disini kayak nari, setiap hari selasa malem dan ada perform juga. Menurut aku ikut club itu ga rugi asal kita bisa bagi waktu. Karena di club itu aku juga kenal banyak temen baru dan belajar Bahasa mandarin juga karena mayoritas pasti orang Taiwan yang join. 

Kalau di tanya lagi Home Sick ga ? Kalo ga home sick sih bohong yah WKWK, aku deket banget sama ortu, dan saat masa- masa sulit itu aku sering banget telfon mereka buat curhat. Tapi aku ga pernah nangis depan mereka karena gamau bikin mereka khawatir. Tiap mau nangis pasti aku langsung diem dan matiin sambungan telpon bilangnya mau lanjut belajar HEHE, but namanya ortu they know everything. 

Itu mungkin sekilas pengalaman hidup aku selama taon pertama survive di Taiwan. Gada sesuatu yang mudah, I also struggling A LOT. Tapi ketika uda bisa lewatin semuanya "You Will Really Proud of Yourself". 

Aku bakal segera buat Part 3, tentang taon kedua aku di Taiwan. Keep Reading My Blog, aku harap kisah pengalaman hidup aku bisa membantu kalian. 
Tahun ini aku bakalan susun skripsi dan semoga aja semua berjalan dengan lancar 😀. 

Ada pertanyaan bisa langsung comment di bawah atau DM IG yah. 
Enjoy and Happy Reading 
Thankyou 
Ig : @slvia28



Sunday, August 12, 2018

Perbedaan International Student and Overseas Chinese Taiwan



Hai semuanya, 
Sorry uda lama banget ga lanjutin cerita tentang Study In Taiwan lagi karena banyaknya kesibukan dan halangan hehe. 
Motivasi aku terus tulis blog ini karena aku seneng banget setiap ada orang yang chat line aku atau email nanya tentang informasi study in Taiwan, bahkan ada yang masuk univ karena baca blog aku. Aku berasa blog aku bermanfaat bagi orang lain :D. Jadi aku bakal terus coba lanjut untuk sharing pengalaman aku yah. 
And today aku bakal lanjut lagi, semoga bermanfaat :) 

Jadi kemaren ini tepatnya tanggal 11 Agustus 2018 aku ada daftar volunteer di THEF atau Taiwan High Education Fair, jadi disana ada sekitar 20an universitas di Taiwan yang hadir di ballroom Hotel Pullman untuk memperkenalkan Universitas mereka masing- masing. Dan tentunya aku jaga di stand univ aku sendiri yaitu nomor 22 National Yunlin University of Science and Technology. 

Selama pameran berlangsung pertanyaan yang selalu aku dapetin hampir sama  :

1. Di Univ ini terkenalnya apa ? 
* Di Yuntech ini yang aku tau memang paling terkenal dengan designnya, di banner yang terpasang juga jelasin kalau design di Yuntech termasuk dalam 50 besar di dunia. Tapi Teknik dan Manajemennya juga ga kalah bagus kok  

2. Lokasi Univ nya dimana ini ?
(Ini yang cukup sulit dan menyedihkan sih guys, karena banyak yang gatau Yunlin dimana, bahkan ada yang bilang Yunlin itu di China yah ?)
*Yunlin itu letaknya ada di tengah- tengah Taiwan, tepatnya di bawah Taichung :) 

3. Bahasa pengantar di kelas apa yah ? 
* Di kelas Bahasa pengantar tentunya pake Bahasa mandarin, kalau untuk buku pelajaran itu tergantung dari masing- masing guru, ada yang lebih suka pake Bahasa mandarin ada yang lebih suka pake Bahasa inggris 

4. Nah kalau anak saya ga bias mandarin gimana dong ? Harus les bahasa dulu dong 1 tahun ? 
* Kalau menurut aku sendiri untuk Jurusan design yang aku tau bakal banyak presentasiin hasil karya mereka dan tentunya harus jelasin pake Bahasa mandarin, jadi menurut aku kalua ada basic itu akan jauh lebih baik 

Tapi untuk jurusan management, hamper semua pelajaran tentunya pake buku pelajaran dan banyak yang pake buku inggris juga, jadi kalua anaknya rajin mau pelan- pelan artiin dan niat belajar aku yakin nekat pun pasti bias, karena aku uda buktiin sendiri :D

(Untuk jurusan lain aku kurang tau :( )

5. Ada Beasiswa ga nih ?
*Untuk beasiswa itu semua tergantung dari status yang kita ambil selama di Taiwan 
Untuk status ini bakal aku jelasin di bawah ini yah


Nah, di atas itu rata- rata pertanyaan yang hamper semua orang yang dating ke stand aku tanyain ke aku seputar Univ so, diatas itu uda aku jawab semua pertanyaannya. Jadi bagi kalian yang kemaren ini ga dateng ke pamerannya dan mau tanya- tanya bias baca dulu beberapa pertanyaan di atas. Mungkin aja pertanyaan yang kalian pengen tanyain ga beda jauh :) 

So, sekarang aku bakal jelasin Status kita sebagai murid di Taiwan. 
Status kita nantinya harus di pilih salah satu International Student atau Overseas Chinese 

1. Paspor
International Student : 
Tidak harus keturunan Chinese, orang mana aja bebas 

Overseas Chinese : 
Harus murid yang memiliki keturunan Chinese 

Ketauannya dari mana ? Yang aku tau saat apply pendaftaran dia bakalan nanya nama akong, lahir dimana dll gitu. Itu sekitar 2 tahun lalu tapi untuk sekarang aku uda kurang tau butuh dokumen apa. 

2. Quota 
International Student : 
Quota lebih banyak tergantung masing- masing universitas. Jadi ketika daftar kemungkinan untuk ketrima akan jauh lebih besar di bandingkan overseas Chinese 

Overseas Chinese : 
Di tentukan oleh Overseas Chinese committee dan quota lebih sedikit. Jadi kemungkinan untuk ketrima memang tidak sebesar international student. Kalau sudah apply dan tidak ketrima kita ga bole ganti status jadi international student, tapi otomatis langsung masuk ke kelas YinFuBan. 
YinFuBan adalah kelas yang di adakan di Taiwan selama kurang lebih 1-2 bulan. Biaya sekitar 20 jutaan, disana akan belajar Bahasa mandarin, inggris, matematika, dll lalu setelahnya akan di tes. Baru sesuai hasil tes di tentukan masuk ke univ yang mana (jadi kita lum tentu masuk ke univ yang kita suka) dan kalua ga ke trima lagi otomatis masuk Qiaoda atau SMA 1 tahunan di Taiwan. 

3. Beasiswa 
International Student : 
Untuk beasiswa bias langsung di dapetin saat apply di tahun pertama, tapi kalua nilai selama tahun pertama tidak memenuhi, maka di tahun kedua beasiswa bias hangus 

Overseas Chinese : 
Beasiswa bias di dapetin setelah 1 tahun belajar Jadi liat nilai dan tiap bulan dapet uang saku 

4. Uang Sekolah  
Perbedaan harga uang sekolah hanya di peruntukkan untuk sekolah negri (National) saja  
International Student : 2x lipat lebih mahal dari overseas Chinese
Overseas Chinese : 2x lipat lebih murah dari International Student 

Nah, di atas itu hanya beberapa informasi singkat yang bias aku jelasin ke kalian. Untuk lebih jelasnya bias langsung hubungi TEC Taiwan Education Center dia yang membantu untuk apply ke Taiwan. Mohon maaf jika ada kesalahan informasi, dan kalua ada pertanyaan bias langsung comment di kolom pertanyaan aja yah. 

Bagi yang mau tau kisah perjalanan aku survive di Taiwan bias klik link di bawah ini :D
https://slviawijaya28.blogspot.com/2018/02/study-in-taiwan-part-1-nekad-ke-taiwan.html
Thankyou 💙

Semoga melalui informasi ini bias membantu kalian yang mau cari tau tentang Taiwan :)



Saturday, June 16, 2018

My Part Time Job in Taiwan


Helloo guys,
Welcome Back to My Blog ~~
Aku lagi mau ujian UAS selama 2 minggu ini jadi jarang banget upload hehe, padahal draft topiknya uda banyak banget yang mau di share. Ditunggu yah :D

Nah jadi, di post ini aku bakal ceritain tentang pengalaman aku kerja part time job di Taiwan.
Di Taiwan itu banyak banget tawaran kerja part time untuk pelajar dari SMA hingga Kuliah. Dan kisaran gajinya sekitar 140NTD per jam, jadi sekitar 66ribuan. (1 NTD 472 rupiah per tanggal 17 mei 2018).
https://fx-rate.net/TWD/IDR/ . Kalau di bandingin sama Indo jujur emang harganya lumayan banget sih haha, karena kalo di Indo aja rata- rata kadang seharian baru 100 ribuan mungkin.

Tapi sebenernya harga gaji itu tergantung masing- masing tempat kerja, lokasi dan apa pekerjaannya.
Kebetulan aku tinggal di tempat yang emang rada jauh dari kota, jadi gaji disini rata- rata lebih kecil.


Alasan Kerja Part Time : 

1. Karena di Indo kesempatan untuk part time itu rada kecil, jadi mumpung di luar dan banyak kesempatan why not ? hehe
2. Karena untungnya bahasa mandarin aku disini uda tidak seburuk pas tahun pertama, jadi untuk kerja ga akan terlalu kesulitan
3. Pengen coba bayar uang kehidupan sehari- hari disini
4. Karena semester depan mau nge kos jadi mau coba bayar sendiri hehe
5. Dan karena Summer mau jalan- jalan jadi harus kerja keras 😂
6. dll 

Nah, aku di kenalin sama salah satu kakak kelas aku yang orang indo juga, kerja di salah satu restaurant kecil deket universitas aku. Dan itu gajinya cuman 100NTD, kecil sih, tapi banyak yang bilang karena aku emang tinggalnya di tempat yang jauh dari kota, jadi rata- rata gaji yah emang seputaran segitu. Dan karena masih pengalaman pertama mikirnya yauda lah cari pengalaman.

Kerjaan aku cukup gampang, kayak cuci sayur, potong sayur, timun dkk gitu, sama kayak siapin cathering ato disini lebih sering disebut 便當.

便當
便當 Biasanya terdiri atas 5-6 bagian setiap kotak nasinya. 4-5 macem sayur dan 1 daging. Kisaran harganya dari 50NTD - 70NTD.  

Lumayan banyak dapet pengalaman sih, kayak gimana caranya nata makanan di kotak itu supaya keliatan enak, cara motong sayuran (uda cepet deh sekarang HAHAHA), belajar bahasa taiyu juga (bahasa orang taiwan), belajar nama sayuran, dan lain lain.
Dan pendapat aku kalau mau kerja kalian bole cari restaurant karena kalian bakal dapet makanan gratis setiap pulang kerja 😀.

Boss di Taiwan itu yang aku denger rata- rata baik baik banget. Dan aku juga ngalamin sendiri Boss aku baik banget. Hari pertama aku kerja, pas potong buah yang keras banget tangan aku kepotong pisau dan cukup dalam. Aku ga berani bilang ke bossnya karena takut di omelin (dikira kerja ga becus dll) , tapi karena darah aku ada netes gitu 😂 akhirnya ketauan (soalnya beneran dalem 4 bulanan bekasnya baru ilang) dan dia paniiikk luar biasa dan suruh ak stop kerja dulu.

Aku juga pernah buka air lupa tutup ampe meluap airnya 😂 ga di omelin. Pernah juga salah kasih pesenan orang 😓 ga di omelin juga cuman di omongin aja. Pernah lagi aku tumpahin air bukan di omelin malah di tanyain sepatu kamu gapapa ? ASTAGA melelah hati saya haha. 

TAPIII ... 
Boss Taiwan juga pinter meres tenaga kita khususnya pekerja part timer gitu yah. Awalnya aku ngerasa sih, tapi percaya ga percaya karena bossnya baik banget. Ampe ada 1 ii yang kerja disana bilang sama aku "Kamu kerja tiap jam ada catet sendiri kan ? Karena bossnya suka salah catet jam trus dia suka meres tenaga kita, kamu harus hati- hati"  lalu dia juga nanya aku gaji perjam berapa aku bilang 100NTD dia kaget katanya kecil amat dia kira 110NTD. 
Yah, kita kerja itu emang gada alat otomatis yang nyatet jam masuk kerja ato pulang, karena cuman di restaurant kecil aja. Dan bulan itu bulan terakhir dia kerja di restaurant itu. Alasannya karena memang gajinya yang terlalu kecil. 

Aku uda kerja sejak bulan Desember 2017, jujur aku have fun aja sebenernya kerja disana karena uda biasa juga uda afal cara kerjanya dll. Tapi suatu saat pas aku ada ujian UTS dan aku minta ijin untuk belajar dia ga kasih aku karena dia kurang orang (memang orang yang kerja disana kurang dikarenakan gajinya yang terlalu kecil). Sejak itu aku mutusin untuk berhenti 1 bulan sebelum UAS. 

Pas bulan mei, aku bilang kalua aku mau ijin bulan Juni gamau masuk sebulan karena mau focus sama UAS. Aku emang rencana setelah balik summer ga akan kerja disana lagi, tapi kalua aku bilang fix susah dapet ijin (padahal dia gada hak ngelarang). Karena aku ijin ga kerja bulan Juni aja astaga SUSAH BANGET aku ga boong. (Yang follow ig ak yang @slviawijaya28 dan ada follow story aku pasti tau ceritanya hehe) . Intinya dia kasih dispensasi- dispensasi gitu deh. Tapi Aku ga percaya sama dia, kalua kurang orang pasti ga dikasih ijin. 

Ampe bulan Mei akhir 30an aku fix berhenti kerja dan aku mau minta gaji aku yang bulan april, karena seharusnya gaji bulan april di bayar di tgl 15 bulan berikutnya. Saat itu boss aku bilang dia lupa, dan disuruh ambil seminggu kemudian. Pas aku ambil dia bilang, kamu tgl a b c harus dating yah saya gamau tau karena tukang masak mau operasi gada yang bantuin saya. Aku bilang itu tanggal aku lagi UAS fix banget ga bias. Dia bilang "saya gamau tau" dan abis itu kasih gajinya dengan ogah- ogahan. Kali ini gaji aku dinaikin jadi 110NTD perjam. 

2 hari kemudian aku mutusin buat bilang ke boss nya kalua aku ga bias dating kerja lagi seterusnya ampe setelah summer dan minta tolong gaji aku di bayar tepat waktu karena aku mau bayar kossan. Dia cuman bilang ok doang. 

Tepat hari ini 17 Juni 2018 aku dating kesana ambil gaji, dan dia cuman senyum bentar kasih gaji LANGSUNG PERGI. Bahkan seakan- akan nunjukin kalo dia gamau liat muka aku sama sekali. Astaga segitunya diaa. Uda itu pas aku cek gaji aku kembali normal 100NTD lagi. 

Jujur aku kasian sama dia, dia kadang kerja ampe tengah malem dan kantong matanya ampe item banget. Dia juga pas aku kerja baiik banget peduli dan perhatian. Tapi dia meres tenaga part timer dan bahkan gaji aja perhitungan, selalu telat ngasih. jujur itu sangat mengecewakan sih. Aku lebih kecewa dengan reaksi dia saat aku ambil gaji di banding dengan gaji aku yang di potong / kembali normal itu haha. Karena aku kerja disana bukan cuman itungan hari atau minggu tapi uda tepat 6 bulan, dan sikap dia tadi seakan kayak aku bukan siapa- siapa (mungkin ku yang terlalu baperan hehehe)

Sekian kisah tentang part time job aku selama di Taiwan, ini kisah kerja pertama aku disini. Salah satu aku mutusin untuk berhenti juga menurut aku uda saatnya aku mencoba pekerjaan yang lain, kalua bias sih yang menggunakan otak juga bukan cuman otot/ jasa. Semoga secepatnya aku bias dapet lagi hehe. 

Pesan : 
Ini pengalaman yang aku alamin sendiri, bukan berarti semua boss atau tempat kerja di Taiwan begitu semua. Banyak kok yang aku denger boss nya baik- baik. Tapi tetap hati- hati sama setiap boss / setiap atasan kita. Dan menurut aku sih jangan gampang kasihan juga, kalua menurut kamu kerjaan itu dengan tenaga yang kamu keluarin ga worth it yauda cukup cari yang lebih baik (ini khusus part timer yah kalua pekerja tetap mungkin permasalahannya akan beda lagi HeHe) 

Thankyou banget yang uda baca story aku yang Panjang ini hehe. 
Yang mau ikutin terus story aku bias follow ig aku di @slviawijaya. Aku sering banget sharing cerita- cerita tentang what happen in my life cause that Instagram is my diary, the place that I can be soooo alay HEHE.. 

Ig : @slvia28
Ig 2 : @slviawijaya28




Saturday, May 19, 2018

10 Kebiasaan Orang Taiwan Part I


Hai semuanya !!
Welcome Back to my blog ~~
Kali ini aku bakalan sharing 10 kebiasaan orang Taiwan yang mungkin bagi kalian yang baru pertama kali dateng ke Taiwan bakal sedikit kaget dan bingung. 
Langsung aja cuuss di baca :D 

1. Makan pake SUMPIT

Ini mungkin kebiasaan yang hampir semua orang uda tau kali yah. Karena kalau kalian sering nonton film dari Negara China, atau film kayak IP-Man kalian bakal liat orang- orang disana pada pake -sumpit untuk makan nasi. Nah kira- kira disini juga begitu deh cara makannya. Untung dari Indo aku uda bisa makan pake sumpit jadi yah masih okelah. Tapi sebenernya kalian ga usa khawatir, karena rata-rata di setiap restaurant bakal disiapin sendok kok 😀. 

Aku ada sebuah pengalaman saat pergi bareng rombongan tzuchi gitu, mereka kasih makan kacang ijo, yang ada kuahnya gitu, dan cuman dikasih sumpit. Dan itu aku bingung banget makannya gimana 😅. Dan akhirnya aku liatin temen aku yang laen makannya gimana yauda aku ikutin aja deh HeHe.

2. Gratis Teh dan Sup 

Masih berhubungan dengan restaurant. Kebiasaan orang Taiwan itu selalu makan dengan kuah. Bagi kalian yang pernah tinggal sama kakek nenek kalian pasti tau deh salah satu kebiasaan ini. Jadi ga heran kalau di setiap restaurant kalian bakal nemuin sup gratis gitu, khususnya Sup rebung. Dan juga bakalan ada teh gratis gitu rata- rata (紅茶) hong cha. 

3. NO PELAYAN

Lagi- lagi masih ada kaitannya dengan etika/ kebiasaan di restaurant. Yaitu tidak ada pelayan, maksudnya bukannya gada orang yang masak ato cuci piring yah. Tapi gada orang yang beresin makanan kalian. Contoh kalian ke KFC atau MCD untuk makan. Setelah makan kalian harus buang sampah makanan kalian sendiri di tempat yang uda di sediain. Kalau di Indonesia kan kita tinggal aja di meja dan ada yang beresin yah haha.

Untuk di restaurant umum lainnya, ini tergantung sih, ada beberapa yang biasanya piring harus kita beresin dan taro di tempatnya kalo memang disediakan, tapi ada juga yang engga, jadi yauda taro aja di meja nanti ada yang bersihin. 


contoh restaurant MCD yang menyediakan tempat pembuangan sampah


4. Memisahkan Sampah 

資源回收(Recycle ) & 垃圾(Other Trash ) 
Salah satu kebiasaan orang Taiwan yang wajib banget kalian tau adalah belajar memisahkan sampah sebelum di buang ke tempatnya. Contohnya kayak pas kalian di rumah makan KFC atau MCD, seperti yang uda di jelasin di atas ketika kalian membuang sampah makanan kalian harus pisahin mana yang dimasukin ke 資源回收 dan mana yang dimasukin ke 一般垃圾. 

資源回收 atau inggrisnya recycle adalah barang yang bisa di daur ulang. Seperti kertas, kardus atau kotak- kotak sehabis makan. 一般垃圾 atau Other Trash itu untuk sampah lainnya, misalnya bekas makanan yang tidak habis biasa dibuang disana, atau plastic dan barang yang tidak bisa di daur ulang. Ini hanya pembagian secara umum nya aja. Karena di beberapa tempat akan di bagi lagi menjadi lebih detail seperti sampah kertas, sampah kaleng, sampah plastic, sampah beling dll. 

Pemisahan sampah secara umum 

Pemisahan Sampah lebih detail


5. Selalu bawa tissue kemana- mana !!

Nah ini nih, salah satu kebiasaan yang cukup sulit di lakukan pas awal 😅. Kalau di Indonesia kita kencing khusunya wanita yah, pasti ada shower. Disini gada shower guys 😐, jadi kalian harus selalu bawa tissue basah/ kering kemana- mana. Tapiii ada satu tempat yang ada showernya yaitu "Seven Eleven". Jadi kalau kalian belum terbiasa pake tissue doang bole lari ke 711 terdekat untuk kencing HaHaHa 😅. Jadi kalian jangan heran kalau ke carefour ato supermarket bakalan lihat orang pada borong tissue. 



6. Mandi Sehari 1X

Ini salah satu kebiasaan yang sangat mengejutkan buat aku pas pertama kali dateng ke Taiwan. Karena seperti kebiasaan di Indo yang mandi pagi, sebelum kuliah pagi biasanya aku mandi, dan tiba- tiba temen dorm aku yang orang Taiwan nanya

Orang Taiwan : kok lu mandi nya pagi ? bukannya malem ? 
Aku                 : engga, gua mandinya 2x pagi sama malem. emank kalian kagak ? 
Orang Taiwan : gila rajin amat, kita sehari sekali doang pas malem 

Dan ini beneran guys, mereka rata- rata mandi jam 12 malem jam 1 pagi gitu, mungkin anggapannya kayak itu kan tengah" waktu antara malam dan pagi x yah jadi mandi sekali aja cukup haha. Dan bagi mereka rada ribet dan males juga kalau sering- sering mandi. Tapi jujur sih guys, kalian kalo winter disini juga pasti mandi sehari sekali kok HAHA (pengalaman aku begitu) karena dingin banget, turun dari ranjang aja ogah 😅. Tapi kalo kayak sekarang lagi musim panas, rasanya pengen mandi 3x 💦.

7. Setir di sebelah kiri, Jalan di sebelah kanan 

Nyetir di sebelah kiri, mungkin bukan salah satu kebiasaan yang bikin kalian kaget ato ga terbiasa sih. Karena kalian pasti sering denger di luar negri banyak Negara yang nyetirnya di sebelah kiri. Dan lagian kita di sini juga ga bakal beli Mobil juga jadi ga akan efek 😅. 

Tapi mungkin efeknya adalah Jalan di sebelah kanan, ini berasa banget sih. Karena di Indonesia pejalan kaki biasa jalan di sebelah kiri, sedangkan disini harus jalan di sebelah kanan. Jadi kalau masih awal bakal berasa asing trus salah jalan terus gitu HeHe. 

8. Bersepeda

Negara Taiwan adalah salah satu Negara yang sangat ramah lingkungan yaitu dengan kemana- mana mengendarai sepeda. Sebenernya ga di setiap kota atau tempat sih, karena contohnya kayak di Taipei yang merupakan ibu kota Taiwan mungkin pesepeda bisa diitung pake jari. Tapi kayak di kota Taichung yang menyediakan U-Bike atau di kota- kota lainnya cukup banyak pengendara sepeda. Dan tentunya ada jalur khusus untuk sepeda, dan sepeda itu sangat di hargai oleh para pengendara mobil maupun motor. 


U-Bike di Taichung


9. Jari Tangan Orang Taiwan Beda !



Nah, kalau kalian liat gambar di atas, kalian pasti langsung sadar perbedaan jari tangan orang Taiwan sama orang Indo (maksud aku dalam hal hitungan seperti satu dua tiga yah Hehe 😅). Tapi selama aku di Taiwan, perbedaan yang paling berasa itu angka 6. Karena tiap aku tunjukin angka 6 nya versi Indonesia yang hanya munculin jempol aja, pasti mereka semua kebingungan maksud aku apa. 

10. Menggunakan Tangan Kiri itu Sopan 

Nah, ini sih hanya pengetahuan umum aja. Kalau mungkin kita di Indonesia tangan kiri itu termasuk tangan yang kurang sopan, tapi beda dengan di Taiwan. Saat di kelas aja pas mau angkat tangan pasti rata- rata bakal angkat tangan pake tangan kiri. Ketika ambil barang atau kasih barang ke orang juga kadang pake tangan kiri dan itu termasuk sopan - sopan aja. Jadi kalau mereka kasih kalian kembalian uang ato barang pake tangan kiri kalian jangan tersinggung yah :D 

Nah itu dia 10 kebiasaan Orang Taiwan yang uda aku perhatiin selama 2 tahun ini. Sebenernya beberapa bulan awal di Taiwan juga pasti berasa sih perbedaannya hehe. Part II nya akan menyusul segera 😀. 
Semoga Post ini berguna bagi kalian yang mau dateng ke Taiwan tapi penasaran dengan kebiasaan orang Taiwan.

Thankyou for reading 💙
Ig : @slvia28 & @slviawijaya28